Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Mitra Secara Resmi Meluncurkan Ikrar Metana Global untuk Menjaga 1,5C Dalam Jangkauan
Climate, Environment, and Conservation

Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Mitra Secara Resmi Meluncurkan Ikrar Metana Global untuk Menjaga 1,5C Dalam Jangkauan

Lebih dari 100 negara yang mewakili 70% ekonomi global kini telah bergabung dengan Ikrar

Hari ini, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan mitra secara resmi meluncurkan Global Methane Pledge, sebuah inisiatif untuk mengurangi emisi metana global untuk menjaga tujuan membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celcius dalam jangkauan. Sebanyak lebih dari 100 negara yang mewakili 70% dari ekonomi global dan hampir setengah dari emisi metana antropogenik kini telah menandatangani janji tersebut.

Dukungan global yang kuat untuk Ikrar menggambarkan momentum yang berkembang untuk mengurangi emisi metana dengan cepat—yang secara luas dianggap sebagai satu-satunya strategi paling efektif untuk mengurangi pemanasan global. Negara-negara yang bergabung dengan Global Methane Pledge berkomitmen pada tujuan kolektif untuk mengurangi emisi metana global setidaknya 30 persen dari tingkat tahun 2020 pada tahun 2030 dan bergerak menuju penggunaan metodologi inventarisasi terbaik yang tersedia untuk mengukur emisi metana, dengan fokus khusus pada sumber emisi tinggi. Negara-negara yang telah bergabung dalam Ikrar mewakili seluruh wilayah dunia dan termasuk perwakilan dari negara maju dan berkembang.

AS dan UE juga dengan bangga mengumumkan perluasan dukungan finansial dan teknis yang signifikan untuk membantu implementasi Ikrar. Para filantropi global telah berkomitmen untuk mendanai $328 juta untuk mendukung peningkatan jenis strategi mitigasi metana ini di seluruh dunia. Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan, Bank Investasi Eropa, dan Dana Iklim Hijau telah berkomitmen untuk mendukung Ikrar baik melalui bantuan teknis maupun pembiayaan proyek. Badan Energi Internasional juga akan berperan sebagai mitra implementasi.

Mewujudkan Ikrar Metana Global akan mengurangi pemanasan setidaknya 0,2 derajat Celcius pada tahun 2050, memberikan landasan penting bagi upaya mitigasi perubahan iklim global. Selain itu, menurut Penilaian Metana Global dari Koalisi Iklim dan Udara Bersih (CCAC) dan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), mencapai tujuan 2030 akan mencegah lebih dari 200.000 kematian dini, ratusan ribu kunjungan ruang gawat darurat terkait asma. , dan lebih dari 20 juta ton kehilangan panen per tahun pada tahun 2030.

Pendukung Ikrar Metana Global termasuk AS, Uni Eropa, dan 103 negara berikut:

  1. Albania
  2. Andora
  3. Argentina
  4. Armenia
  5. Barbados
  6. Belgium
  7. Belize
  8. Benin
  9. Bosnia dan Herzegovina
  10. Brazil
  11. Bulgaria
  12. Burkina Faso
  13. Kanada
  14. Republik Afrika Tengah
  15. Chili
  16. Kolumbia
  17. Republik Kongo
  18. Kamerun
  19. Kosta Rika
  20. pantai Gading
  21. Kroasia
  22. Siprus
  23. Republik Demokrasi Kongo
  24. Denmark
  25. Djibouti
  26. Republik Dominika
  27. Ekuador
  28. Penyelamat
  29. Estonia
  30. Etiopia
  31. Negara Federasi Mikronesia
  32. Fiji
  33. Finlandia
  34. Perancis
  35. Gabon
  36. Gambia
  37. Georgia
  38. Jerman
  39. Ghana
  40. Yunani
  41. Grenada
  42. Guatemala
  43. Guyana
  44. Honduras
  45. Islandia
  46. Indonesia
  47. Irak
  48. Irlandia
  49. Israel
  50. Italia
  51. Jamaika
  52. Jepang
  53. Yordania
  54. Korea
  55. Kirgistan
  56. Kuwait
  57. Liberia
  58. Libya
  59. Luksemburg
  60. Malawi
  61. mali
  62. Malta
  63. Pulau Marshall
  64. Meksiko
  65. Monako
  66. Montenegro
  67. Maroko
  68. Nauru
  69. Belanda
  70. Nepal
  71. Selandia Baru
  72. Nigeria
  73. Niue
  74. Makedonia Utara
  75. Norway
  76. pakistan
  77. Palau
  78. Panama
  79. Papua Nugini
  80. Peru
  81. Filipina
  82. Portugal
  83. Rwanda
  84. Arab Saudi
  85. Senegal
  86. Serbia
  87. Singapura
  88. Slovenia
  89. Spanyol
  90. St Kitts & Nevis
  91. Suriname
  92. Swedia
  93. Swiss
  94. Untuk pergi
  95. Tonga
  96. Tunisia
  97. Ukraina
  98. Uni Emirat Arab
  99. Britania Raya
  100. Uruguay
  101. Vanuatu
  102. Vietnam
  103. Zambia

Posted By : data hk 2021