Pernyataan Bersama pada Forum Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi AS-Republik Korea Keenam
East Asia and the Pacific

Pernyataan Bersama pada Forum Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi AS-Republik Korea Keenam

Teks pernyataan berikut ini dirilis oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Republik Korea pada akhir pertemuan keenam Forum Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi AS-ROK.

Mulai Teks:

Amerika Serikat dan Republik Korea (ROK) menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama dalam isu-isu kebijakan ekonomi digital dalam pertemuan keenam Forum Kebijakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) AS-ROK yang diadakan di Seoul pada 15-16 November 2021. .

Wakil Menteri Cho Kyeongsik dari Kementerian Ilmu Pengetahuan dan TIK (MSIT) ROK dan Wakil Menteri Pertumbuhan Ekonomi, Energi, dan Lingkungan José Fernandez dari Departemen Luar Negeri AS menyampaikan pidato utama di forum tersebut. Direktur Jenderal Kim Seong-Gyu dari Biro Kerjasama Internasional MSIT memimpin delegasi ROK dan Stephen Anderson, Penjabat Wakil Asisten Menteri Luar Negeri untuk Kebijakan Komunikasi dan Informasi Internasional, memimpin delegasi AS.

Pada 15 November, pejabat senior pemerintah dan perwakilan industri membahas topik termasuk kecerdasan buatan (AI), kebijakan data, dan keamanan siber. Kedua negara menegaskan pentingnya penatalayanan yang bertanggung jawab dan AI yang dapat dipercaya serta pendekatan yang berpusat pada manusia. Mereka juga menyoroti manfaat dari aliran data yang bebas lintas batas. Selain itu, kedua negara memiliki pandangan yang sama bahwa kerja sama keamanan siber harus diperkuat untuk terus memungkinkan inovasi, pengembangan teknologi baru, dan pertumbuhan ekonomi digital.

Amerika Serikat dan ROK membahas inisiatif nasional mereka untuk memungkinkan inovasi AI, menyoroti dukungan bersama mereka untuk Rekomendasi Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) tentang AI, dan menegaskan komitmen mereka untuk terus bekerja sama dalam AI melalui OECD dan Global Kemitraan di AI.

Selain itu, Amerika Serikat dan ROK mengakui nilai peran sektor swasta di ujung tombak inovasi dan menekankan pentingnya pemerintah dalam mendorong lingkungan yang memungkinkan untuk daya saing dan kemakmuran guna mempromosikan transformasi digital.

Pada 16 November, pejabat senior AS dan ROK merinci inisiatif prioritas kedua pemerintah. Pihak Korea mempresentasikan Digital New Deal ROK dan pengembangan teknologi Vehicle to Everything (V2X) untuk penggerak otonom generasi berikutnya. Amerika Serikat mempersembahkan Digital Connectivity and Cybersecurity Partnership serta upaya yang diperluas di bidang pengamanan kabel bawah laut.

Kedua negara berkomitmen untuk menerapkan visi bersama Mei 2021 dari Presiden Biden dan Presiden Moon untuk memperkuat kemitraan AS-ROK dalam teknologi penting dan yang sedang berkembang termasuk 5G dan 6G dan untuk mengembangkan arsitektur jaringan 5G dan 6G yang terbuka, transparan, dan efisien menggunakan Open RAN . Mereka menyoroti perlunya jaringan telekomunikasi yang terbuka, dapat dioperasikan, dan aman. Selanjutnya, Amerika Serikat dan ROK menegaskan kembali nilai kerja sama dalam pengembangan teknologi kuantum, pertukaran bakat, kegiatan standardisasi, dan perluasan penelitian bersama. Secara khusus, kedua negara berjanji untuk terus memperluas penelitian bersama yang dilakukan dalam komunikasi seluler generasi berikutnya termasuk 6G.

Kedua belah pihak membahas tujuan dan berbagi informasi tentang prioritas dan kegiatan masing-masing terkait konferensi internasional dan organisasi multilateral, seperti International Telecommunication Union (ITU), OECD, G20, Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik, dan Forum Tata Kelola Internet. Mereka menyadari perlunya bekerja sama secara erat dan dengan komunitas bisnis untuk mempromosikan aliran data internasional, termasuk melalui sistem Aturan Privasi Lintas Batas APEC.

Forum Kebijakan TIK AS-ROK keenam diselenggarakan oleh MSIT. Delegasi ROK termasuk pejabat yang mewakili MSIT, Kementerian Luar Negeri, Personal Information Protection Commission, Telecommunications Technology Association (TTA), National Information Society Agency (NIA), Korea Internet and Security Agency (KISA), dan Institute for Information and Communication Technology Promotion (IITP). Delegasi AS termasuk pejabat yang mewakili Departemen Luar Negeri, Administrasi Telekomunikasi dan Informasi Nasional, Administrasi Perdagangan Internasional, Kantor Perwakilan Dagang AS, Badan Pembangunan Internasional AS, Komisi Komunikasi Federal, Yayasan Sains Nasional, dan Departemen Pertahanan. Asosiasi industri AS terkemuka bergabung sebagai peserta aktif

Forum Kebijakan TIK AS-ROK ketujuh akan diadakan di Washington, DC pada tahun 2023.

Akhiri teks.

Posted By : togel hkg